Ramalan Bangsa Maya mengatakan : Akhir dunia akan ditandai dengan perselisihan dan perang nuklir
Dalam
Berbagai Ajaran Agama, semua yang bermula pasti akan berakhir. Seperti
halnya ada siang akan diikuti oleh malam, adanya sehat pasti akan
diikuti datangnya sakit dan adanya sifat jahat pasti akan diimbangi oleh
kebaikan. Tinggal bagimana kit amenyikapi semua hal tersebut untuk
tetap menjaganya sesuai dengan kehidupan seperti apa yang kita inginkan.
Ada
sebuah cerita dan ramalan menarik yang dapat diambil dari setiap
ajaran agama dan ramalan para ahli sufi. Dalam mitos-mitos kuno, setiap
masa atau kaum memiliki era dan kepercayaan bagimana dunia akan
berakhir. Namun disetiap waktunya ramalan tersebut menjadi satu hal
yang patut diperhitungkan dan mana yang benar. Menurut para ahli
arkeolog, Ramalan Nostradamus dan Para Sufi Bangsa Mayalah yang paling
tersohor.
Kalender Bangsa Maya hingga saat ini disebutkan
adalah kalender yang paling akurat yang pernah ada di bumi. Sudah
banyak kejadian dan fenomena mereka kumpukan dan diterangkan dalam
sebuah simbol-simbol dan karakter untuk meramal kehidupan budaya dan
akhir jaman. Salah satunya perhitungan kalender menyebutkan bahwa
tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times”. Maksud
kata ini masih banyak diperdebatkan oleh para ilmuwan dan arkeolog
namun makna tersebut salah satunya dimaknai sebagai berakhirnya
kehidupan manusia di bumi.
Seperti mengingat kisah nabi
Nuh (Noah), pada saat itu, seluruh kehidupan manusia telah musnah.
Akibat sebuah bencana yang disebut karena azab, hanya umat nabi Nuh
yang hidup dan selamat. Tidak hanya sekali itu, menurut catatan sejarah
tlah sebanyak 81 kali kehidupan dibumi membuat seperti siklus.
Kehidupan satu muncul dan khiudpan lainnya dihancurkan. Akankah
kehidupan manusia di lima tahun mendatang musnah?
”Ketika
ramalan demi ramalan saya artikan tersembunyi sebuah makna bahwa perang
dunia ketiga akan segera terjadi,” kata Doktor Michael Ratherford
seoarang arkeolog yang mempelajari manuskrip Nostradamus sejak 1975.
Selanjutnya kisah yang ia tangkap dari ramalan tersebut ditulisnya dalam
bentuk buku yang berjudul The Nostradamus Code: World War III.
Tumpukan
manuskrip yang ditulis oleh Michel de Nostradame, atau lebih dikenal
Nostradamus (1503-1566) itu ditemukan oleh anggota dari Italian National
Library di Roma. Temuan besar pada Mei 2005 tersebut memberikan makna
yang lebih besar sekarang dengan sebutan The Nostradamus Code. Untuk
memahaminya, Ratherford menggunakan sebuah teknik analisa seni dan
bilangan alogaritma. Data yang dihasilkan dapat dianalisis dalam waktu
10 menit. Dalam buku disebutkan permusuhan dan perkelahian akan
berkecamuk dan perang dunia ketiga akan terjadi.
Salah
satu terpanas yang saat ini sedikit menyingggung dan benar-benar
menjadi tanda dibahas dalam BAB empat buku tersebut. BAB tersebut
membahas kapan waktu permasalahan timbul. Dalam syair ke 3 dan 4
Nostradamus Code menyebutkan pada abad ke 20 perselisihan akan banyak
terjadi. Pemimpin yang gila meluncurkan bom nuklir ke daerah
Mediterania dan Eropa. Selama periode kegelisahan tersebut pemimpin
negara di Timur Tengah mampu mendapatkan senjata nuklir. Dia kemudian
melakukan sesuatu hal yang kecil dan tidak akan ragu lagi menggunakan
senjata untuk peperangan.
Selain itu dalam syair ke 67
disebutkan sumber bencana seperti gunung api, gempabumi, banjir dan
musim kekeringan akan semakin dirasakan oleh seluruh umat manusia.
Bencana-bencana tersebut akan menyebabkan pertikaian semakin besar dan
konflik sosial semakin parah. Amerika disebutkan akan mengalami kondisi
yang paling parah terhadap bencana alam seperti gempabumi dan banjir.
Pada waktu itu kondisinya akan penuh konflik, keputusasaan dan
kesengsaraan. Akibat bencana yang besar tersebut Amerika akan Bangkrut
dan struktur politik serta sosialnya melemah.
Tanda lain
yang disebutkan dalam syair ke 23 dan 81 disebutkan bahwa kepercayaan
anti terhadap keberadaan Tuhan akan kembali meningkat di Timur Tengah.
Kepercayaan ini kemudian akan merambah keberbagai penjuru seperti
Eropa, dan Wilayah Mediterania. Tanda lainnya adalah untuk negara ke
tiga dunia, para pemimpinnya akan saling berselisih. Selain itu masih
banyak lagi sumber masalah yang menjadi tanda perang dunia ke tiga
untuk menuju akhir dunia.
”Rangkuman dalam buku ini
hampir sama penggambarannya seperti dalam kepercayaan Tuhan yang
terangkum di umat nabi Musa, di Injil atau Islam,” kata Ratherford.
Dalam sampel buku yang diterbitkannya tersebut ia tidak menyebutkan
apakah Nostradamus menyebutkan waktu akhir dunia seperti bangsa Maya
atau tidak. Namun setiap BAB yang diterangkannya bahwa keterangan kapan
akhir dunia ini akan terjadi sudah sangat dekat.
Pemusnahan Berkali-kali
Didalam
beberapa mitologi-mitologi kuno bahwa bumi ini pernah dilanda banjir
dahsyat yang mengerikan, hampir semua peradaban-peradaban zaman dulu ada
cerita tentang bencana yang satu ini, misalnya diantara lebih dari 130
suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak
memitoskan banjir dahsyat sebagai topik.
Mari ingat Kisah
Nabi Nuh (Noah). Dikisahkan didalam Al-Qur’an maupun Bible, bahwa
seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah, terkecuali bagi
orang-orang yang percaya pada ajaran Tuhan yang disampaikan oleh Nabi
Nuh yang selamat dari bencana air bah yang maha dahsyat itu.
Di
sekitar pedalaman kaki Gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang
menjumpai sebuah suku, keturunan dan rupa mereka hampir mirip dengan
orang Yunani. Konon katanya, mereka adalah orang-orang yang beruntung
masih hidup atas peristiwa banjir yang dahsyat itu.
Pada
tahun 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan bahwa 5.200 meter
di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat), telah ditemukan sebuah
benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbentuk persegi empat,
lalu mengambil gambarnya dari angkasa, dan panjang perahunya sesuai
dengan yang dicatat dalam kitab suci.
Adalah sebuah
artikel menarik, menurut penuturan dari Master Li Hongzhi (pendiri
Falun Gong/Falun Dafa) dalam buku Zhuan Falun Ceramah I halaman 22.
Beliau menuturkan bahwa peradaban dimuka bumi ini setidaknya telah
dihancurkan kurang lebih sebanyak 81 kali mengalami kemusnahan total.
Lalu
kenapa manusia bisa mengalami bencana itu? Mitologi dari setiap negara
mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal ini. Semua ini dikarenakan
kemerosotan dan kebejatan manusia, lalu Sang Penguasa Alam Semesta
memutuskan untuk menghukum manusia.
Dikisahkan pada zaman
nabi-nabi terdahulu, ada yang disebut sebagai zaman edan dan zaman
fitrah kembali, sehabis zaman edan akan kembali lagi ke zaman fitrah
sampai saatnya tiba alam semesta ini benar-benar akan dihancurkan
secara keseluruhan.
Ketika suatu zaman dimana manusia
telah menunjukkan kemerosotan moral yang luar biasa (zaman edan), Sang
Pencipta memutuskan untuk mengakhiri peradaban tersebut dengan
mengirimkan beberapa bencana besar yang akhirnya mengakhiri kehidupan
dimuka bumi pada saat itu.
Hanya beberapa oranglah yang
disisakan untuk memulai peradaban baru selanjutnya. Pada waktu
peradaban baru ini lahir, hati orang-orang yang berhasil terselamatkan
tersebut kembali dalam keadaan bersih/fitrah (setelah bertobat) karena
telah disadarkan oleh rentetan bencana mengerikan yang menimpanya
dimasa silam.
Pada saat ini, dimana tanda-tanda zaman
edan telah dapat terlihat dengan begitu jelas, mungkin kembali saatnya
peradaban pada saat ini harus kembali diakhiri, dan akan digantikan
dengan sebuah peradaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali
dengan peradaban sebelumnya. (mungkin manusia-manusia yang akan datang
akan mengenal sisa-sisa peradaban kita sebagai sebuah peradaban maju
yang hilang ditelan masa, seperti halnya kisah mengenai peradaban
Atlantis dan Lemuria yang tenggelam dimasa silam).
Tahun 2012 Bumi akan dihancurkan kembali?
Pada
sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/Maya Calendar yg
merupakan kalender paling akurat hingga kini yg pernah ada di bumi.
(Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M), mereka (Bangsa
Maya) menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012,
merupakan “End of Times”. Maksud dari “End of Times” itu sendiri masih
diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.
Ada yang menyatakan bahwa maksudnya adalah :
1.
Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar) 2. Peralihan dari Zaman
Pisces ke Aquarius 3. Peralihan dari Abad Silver ke Abad keemasan 4.
End of Times = End of the World as we know it 5. Akan ada sebuah
galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka
bumi ini, termasuk kemusnahan manusia 6. Perubahan dari dimensi 3 ke
dimensi 4, bahkan 5 7. Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi
3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia
dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis 8. Ada yang menyatakan
tidak akan terjadi apa-apa 9. Ada yang menyatakan waktu sudah tidak
akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah-ubah, sesuai
dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu 10.
Ditemukannya mesin waktu dan stargate 11. Manusia sudah dapat melakukan
transportasi ke galaxi lain, melalui stargate 12. Bangkitnya messiah,
yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran 13. Kebangkitan Isa AS /
Jesus 14. First Contact pertama kali peradaban manusia dengan
Alien/UFO 15. Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama
kali, manusia = galaxy being
Dalam kalender bangsa Maya
yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi
akan “dimurnikan”, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan
berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.
Dalam sejarah
peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan
tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang
sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran
abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya
membuat orang takjub.
Sekelompok masyarakat yang misterius
ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala,
bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid,
kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih
dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan
tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka.
Para
arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal
itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja
batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali
buku-buku mereka di perpustakaan Maya semuanya sudah dibakar oleh
tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa
tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan
tersisa sampai sekarang.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr.
Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini.
Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang
dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara
penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar
menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan
perubahan manusia.
Dalam karya Arguelles, The Mayan
Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company
pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim
galaksi tata surya kita sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus
besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari
3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi
sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang
berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah
5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan
memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya
bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi
dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan
secara total. Orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic
Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap
tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles
dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk
menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap
itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan
waktu 20 tahun lamanya.
Dari masa 20 tahun antara tahun
1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus
Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa
pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion
Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai
pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan
sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada
21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia
kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia
akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama
sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin
tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk
akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat
itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau
dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka
sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.
Mulai 1992,
bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi
Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia,
(ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang
sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan
substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras
dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari
gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.
Sejak
tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan
bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak
disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun
tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat
manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami
permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya
(barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa
kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan
dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?
Mungkin
sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan
harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja
harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang
terbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk
mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampaui sistim pengetahuan
kita.
Sebenarnya, jika ditinjau dari beberapa penelitian
yang telah dilakukan saat ini. Memang pada beberapa dua dasawarsa
belakangan ini, bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan
pembalikan daya magnet kutub.
Pembalikan daya magnet
kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub
selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat
medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu
punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan
orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.
Menurut
perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub Bumi dan Matahari
dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja
dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan
bermacam macam:
1. Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan
termasuk manusia akan banyak melemah. 2. Lapisan luar bumi akan
mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi,
dan tanah longsor. 3. Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam
semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan
bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari 4.
Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi 5. Daya gravitasi
Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan
berubah.
Jika anda menambahkan semua skenario bencana
yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat
sederhana ini, Bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk
ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat
lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan
tahun yang lalu.
Mungkin benar adanya apa yang dikatakan
Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun 2012 esok,
hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia zaman
sekarang yang bagaimana moralnya, kelakuan telah sangat merosot dan
alam-pun kelihatannya semakin tidak bersahabat dengan kita.
Di
Indonesia sendiri seorang peramal mengatakan, “pada tahun 2012 nanti
jumlah penduduk di Indonesia ini tinggal 40%”. Lalu ketika ditanya apa
penyebabnya,dia menuturkan, “pada tahun itu sebuah bencana besar akan
melanda Bumi secara Global, mungkin pada setiap negara nantinya hanya
menyisakan 30%-40% kehidupan untuk kembali membangun kehidupan baru”.
Ramalan
serupa juga diutarakan oleh Beberapa Biksu di Tibet yang terkenal
dengan penguasaan clairvoyance-nya yang sangat baik. Mereka mengatakan
pada awal tahun 2012 merupakan tahun paling mendebarkan bagi umat
manusia di muka Bumi, dimana pada permulaan tahun, beberapa fenomena
aneh akan banyak bermunculan. Namun dalam penutupnya, Para Biksu
mengatakan Bumi akan terselamatkan oleh sebuah kekuatan besar yang
melindungi mereka secara kasat mata, sehingga memungkinkan peradaban
manusia tidaklah sepenuhnya musnah.
Pada 10 tahun
belakangan ini Master Li Hongzhi mengajarkan prisip karakter alam
semesta “Zhen-Shan-Ren” (Sejati-Baik-Sabar) yang berefek untuk
memurnikan hati manusia dan alam ini. Dalam waktu singkat pengikut
latihan kultivasi jiwa dan raga ini telah lebih mencapai dari 200 juta
orang yang tersebar lebih di 60 negara. Melalui kultivasi yang terus
menerus latihan ini dapat menyapai tujuan menggantikan sel-sel tubuh
manusia dengan materi energi tinggi dengan meningkatkan moral manusia
sesuai dengan karakter alam semesta.
Tidak ada seorangpun
yang bisa meramalkan kapan tepatnya kiamat itu datang. Tapi dilain
sisi, akan ada regenarasi suatu peradaban yang diramalkan para Orang
Bangsa Maya ditahun 2012 nanti. Ini bukanlah suatu kehancuran Alam
semesta secara keseluruhan (Jadi belum bisa diartikan kiamat yang
sebenarnya), mungkin nantinya secuil para manusia-manusia yang
terselamatkan dari bencana akan kembali membangun tonggak peradaban
baru yang lebih baik dan lebih bermoral daripada kita.
No comments:
Post a Comment